Ketika Bangsa Khazar Berusaha Menguasai Bangsa Rusia (Bagian Pertama)


киевская-русь

Oleh Kevin Alan Brook

“Artikel ini menunjukkan kilasan historis kenapa Bangsa Ukraina memiliki potensi untuk melawan Rusia (Bangsa Rus)”

Bagian Pertama
Pandangan “tradisional” menyatakan bahwa orang Yahudi Eropa Timur hampir seluruhnya merupakan keturunan Yahudi Perancis dan Jerman. Tulisan ini mengetengahkan pro dan kontra dalam masalah kontroversial “Teori Khazar” mengenai asal-muasal keturunan Yahudi Eropa Timur dan berupaya menyediakan semacam sebuah solusi jalan tengah dalam masalah tersebut. Tidak seperti kajian-kajian lain dari masalah ini, tulisan ini menggunakan penemuan-penemuan terbaru, dimaksudkan agar menjadi objektif, dan dengan informasi yang utuh yang dengan demikian Anda akan dijamin dalam hal keaslian informasinya. Kesimpulan dalam tulisan ini saya berargumentasi bahwa Yahudi Eropa Timur berasal dari keturunan bangsa Khazar dan Yahudi Isarel.

Bagian 1: Bukti yang Sesuai Dengan Teori Khazar
Menurut sumber paling bersejarah, agama Yahudi atau Judaisme tersebar luas di antara bangsa Khazar dari kerajaan Khazaria. Bukti arkeologis, bagaimanapun, belum mendukung hal ini. Penemuan yang digambarkan di bawah, sebagian lebih klonklusif dibanding yang lain, menambah bobot argumentasi bahwa banyak Yahudi yang bertempat tinggal di Eropa Timur sebelum imigrasi dari Jerman, bangsa Yahudi dari Austria, Bohemia, Spanyol, dan Portugis ke Polandia dan Hungaria.

Agama Yahudi atau Judaisme hampir selalu dicatat dalam sumber Abad Pertengahan sebagai agama terpenting dalam kerajaan Khazaria. Seringkali dikutip sebagai satu-satunya agama ketika mengacu kepada bangsa Khazar. Dan naskah Ibrani itu mencatat berupa naskah bangsa Khazar pada abad ke-10. Ini adalah beberapa contoh: “Pada waktu sekarang kita mengetahui tidak ada bangsa di bawah lapisan-lapisan langit di mana orang-orang Kristen tidak tinggal. Untuk [orang-orang Kristen bahkan tidak ditemukan] di dalam negeri Ya’juj dan Ma’juj – dengan penduduknya suku bangsa Hunnic dan disebut Gazari (Khazars)…melakukan khitan dan melaksanakan semua [hukum dari] agama Yahudi atau Judaisme. Bangsa Bulgaria, mereka berasal dari tujuh suku bangsa yang sama [seperti bangsa Khazar], kini dibaptis [ke dalam agama Kristen].”

Christian of Stavelot, dalam Expositio pada Matthaeum Evangelistam, yang disusun kira-kira pada tahun 864: “Jadi dengan demikian jelas bahwa doktrin palsu dari Jesus di Roma yang menyebutkan bahwa Musa di antara bangsa Khazars, [dan] bahwa Mani [penguasa Uyghur] Turkistan menghilangkan kekuatan dan keberanian yang sebelumnya mereka miliki…”

Denkart, sebuah karya Bangsa Persia: “Semua bangsa Khazar adalah Yahudi. Tetapi mereka telah di agama Yahudikan baru-baru ini.”

Ibn al-Faqih , seorang pengarang abad ke-10: “Seorang Yahudi memimpin pindah agama bangsa Khazar dan mereka bergabung kedalam agama Yahudi. Hal ini terjadi baru-baru ini pada masa Abbasiah….Dalam melakukan hal ini seorang laki-laki telah datang seorang diri kepada seorang raja besar dan kepada orang-orang yang sangat bersemangat untuk pindah agama, dan dia membimbing perpindahan agama tanpa kesulitan menghadapi kekerasan dan pedang. Dan kepada mereka diperintahkan melaksanakan kewajiban-kewajiban yang sulit menurut hukum Taurat, seperti khitan, mandi junub, larangan bekerja pada Hari Sabat dan selama upacara perayaan hari besar agama, larangan makan daging binatang-binatang yang diharamkan menurut agama Yahudi, dan seterusnya.”

Abd al-Jabbar ibn Muhammad al-Hamdani , dalam karyanya pada awal abad ke-11 The Establishment of Proofs for the Prophethood of Our Master Muhammad: “Bangsa Khazar menulis dengan huruf Ibrani [tulisan].”

Muhammad ibn Ishaq an-Nadim dari Baghdad, dalam Kitab al-Fihrist pada akhir abad ke- 10: Penulis Yahudi Karaite, Jacob ben Reuben menunjuk Khazar di dalam Sefer ha-Osher sebagai “sebuah bangsa yang tidak membawa beban pengasingan, tetapi sebagai para prajurit besar yang tidak memberikan upeti kepada non-Yahudi.”

“Yahudi Khazar datang ke pengadilan Pangeran Vladimir dan berkata: ‘Kita mendengar bahwa bangsa Bulgaria (Muslim) dan orang-orang Kristen datang kepada Anda dan mengajarkan agamanya…Kita, percaya kepada satu Tuhan, Tuhannya Ibrahim, Ishak, dan Yakub.’ Vladimir bertanya kepada mereka: ‘Hukum seperti apa yang Anda punya?’ Mereka menjawab: ‘Kita diwajibkan untuk dikhitan, kita dilarang makan daging babi dan daging kelinci, dan kita harus menghormati Hari Sabat.’ Dan ia bertanya: ‘Di mana daerahmu?’ Mereka menjawab: ‘Di Yerusalem. ‘Dan kembali bertanya: Apakah benar-benar di sana?’ Mereka menjawab: ‘Tuhan marah kepada para leluhur kami dan oleh karena itu kami menyebar ke seluruh penjuru dunia dan memberikan daerah kami kepada orang-orang Kristen.’ Vladimir bertanya: ‘Bagaimana bisa bahwa Anda dapat mengajar orang-orang hukum Yahudi bahkan Tuhan menolak Anda dan menyebarkan Anda ke seluruh penjuru dunia. Jika Tuhan mencintai Anda dan Tauratnya, Anda tidak akan tersebar sepanjang negeri asing. Atau apakah Anda ingin kami bangsa Rusia untuk menderita nasib yang sama?’

The Russian Chronicle menggambarkan suatu kunjungan para misionaris bangsa Khazar ke Kiev dalam tahun 986: “Raja dan menterinya bepergian ke sebuah pegunungan yang sunyi dekat pantai, dan tiba pada suatu malam di sebuah gua yang digunakan oleh beberapa orang Yahudi untuk merayakan Hari Sabat. Mereka menjelaskan identitas agama mereka kepada raja, seperti khitan di dalam gua, kemudian raja dan menterinya kembali ke negerinya, mereka senang untuk belajar hukum Yahudi. Mereka menjaga rahasia kepindahan agama mereka, sampai mereka mendapatkan peluang untuk penyingkapkan fakta secara berangsur-angsur kepada beberapa teman dekat mereka. Ketika jumlahnya sudah meningkat, mereka membuat urusannya secara terbuka, dan membujuk bangsa Khazar lainnya untuk memeluk agama Yahudi. Mereka mengirim mahasiswa ke berbagai negara untuk belajar Taurat, mendapatkan buku-buku dan gelar kesarjanaan bidang agama Yahudi. Riwayat-riwayat mereka juga megisyaratkan kemakmuran mereka, bagaimana mereka memukul lawan-lawan mereka, negeri yang ditaklukkan mereka, harta benda besar yang dijamin aman, bagaimana pasukan dan bala tentara mereka yang jumlahnya besar sampai beratus-ratus ribu, bagaimana mereka mencintai iman kepada agama Yahudi, dan membantu perkembangan The Holy House sebuah tempat ibadah yang dibangun Musa. Mereka yang juga mengormati dan menghargai bangsa Israel yang tinggal bersama mereka”

The Kuzari: The Book of Proof and Argument in Defense of the Despised Faith, sebuah karya filsafat disusun pada abad ke-12 oleh seorang penulis Yahudi Sephardic, Yehuda HaLevi: “Bangsa Khazar mempunyai sebuah naskah yang dihubungkan dengan naskah dari Rusia [Rus]…. Bagian terbesar bangsa Khazar yang menggunakan naskah ini adalah Yahudi.”

Ta’rikh-i Fakhr ad-Din Mubarak Shah, sebuah karya Persia yang disusun dalam tahun 1206: Khazaria diperlakukan sebagai “negeri Bangsa Yahudi “(Zemlya Zhidovskaya) dalam Literatur rakyat orang Rusia (byliny). Dan Schechter Letter mememberitahukan kepada kita bahwa sebagian dari orang Alan (tetangga bangsa Khazar di bagian selatan) juga memeluk agama Yahudi atau Judaisme (lihat Golb dan Pritsak, Dokumen Ibrani Khazaria Abad Kesepuluh, halaman 113 dan 115).

Constantine Akropolites (1250-1324) menyalin ceritera abad ke-11 mengenai Saint Zotikos dan rumah sakit lepra yang didirikannya di Pera, di bagian pinggiran kota Constantinople (Konstantinopel). Ceritera tersebut mengungkapkan pemukiman Yahudi bangsa Khazar di Pera, dekat rumah sakit lepra, dan bagaimana bangsa Khazar ini menikah dengan sesama Yahudi dari golongan lain dan menjadi terintegrasikan secara penuh kedalam distrik Yahudi. (Lihat: “Legenda Saint Zotikos Menurut Constantine Akropolites”, ed. Timotius S. Miller, Analecta Bollandiana 112 (1994): 339-376.)

Pada awal abad ke-10, Bangsa Yahudi dari Kiev menulis sebuah surat rekomendasi atas nama salah satu dari anggota masyarakat mereka, namanya Yaakov bar Hanukkah. Surat itu dikenal sebagai Kievan Letter dan ditemukan pada tahun 1962 oleh Normand Golb dari Universitas Chicago. Nama-nama dari Yahudi Kiev berasal dari Turki, dari orang Slavia, dan asal-muasal nama Ibrani, seperti Hanukkah, Yehudah, Gostata, dan Kiabar. Ada sebuah argumentasi bahwa Yahudi ini adalah bangsa Israel yang mengadopsi nama daerah, tetapi yang lainnya membantah bahwa mereka adalah Yahudi yang berasal-muasal dari bangsa Khazar yang nama aslinya Turki.

“The Kievan Letter yang baru boleh dikatakan memberikan dukungan, dan sungguh menunjukkan, keaslian dari naskah-naskah Ibrani yang bersinggungan dengan Yahudi Khazar, dan bersama-sama dengan mereka menunjukkan bahwa bangsa Khazar pemeluk agama Yahudi atau Judaisme tidak hanya terbatas kepada para penguasa saja, nampaknya sungguh sudah mengakar ke dalam wilayah-wilayah kerajaan Khazaria, bahkan mencapai garis perbatasan dengan kota Kiev.”

Norman Golb and Omeljan Pritsak , Dokumen Ibrani Bangsa Khazar dari abad ke-10 (Cornell University Press, 1982), halaman 32.

Praktek-praktek penguburan dari bangsa Khazar diubah kira-kira dalam abad ke-9. Sun-amulets Shamanistic menghilang dari praktek penguburan bangsa Khazar setelah tahun 830-an menurut Bozena Werbart, begitu juga jenis-jenis serupa lainnya:

“Indikasi-indikasi yang jelas mengenai Kristen [dari Stablo] dan Al-Faqih bahwa bangsa Khazar memeluk agama Yahudi secara massal mungkin dapat dihubungkan dengan sebuah fenomena arkeologis. Hanya baru-baru ini saja dikenal sebagai kuburan-kuburan yang paling mungkin dianggap berasal dari bangsa Khazar. Mereka dibedakan oleh tata-ruang tertentu, gerobak roda satu, parit-parit yang terisi sisa binatang kurban atau tumbal. Ada analogi-analogi dalam wujud ini dari sebuah upacara agama di dalam ruangan tersebut untuk orang mati di wilayah Turki pada awal kekuasaannya di daerah Altai.

Penemuan-penemuan yang ada mempunyai banyak bentuk kesamaan secara umum dengan penguburan-penguburan kultur Saltovo-Mayatskii, seperti roda-gigi berkendara dan bow-and-arrows dari pasukan berkuda, bersama-sama dengan tengkorak atau tulang rangka kudanya, tulang rangka itu yang sedang dipasangi pelana dan dikendalikan. Tetapi kuburan-kuburan sering kali dimasalahkan, meskipun demikian tetap tidak menonjol dari penguburan-penguburan Saltovo-Mayatskii karena kekayaan mereka. Satu fitur yang menyolok mata dari kuburan-kuburannya adalah mereka ini karena ketiadaan catatan penaggalan pada abad ke-10. Koin-koin Byzantium berasal dari akhir abad ke-7 dan ke-8, sementara belt-mounts, persenjataan, dan pijakan kaki berasal dari jenis-jenis yang secara umum dicatat pada abad ke-8 dan ke-9

Bahkan membiarkan untuk perkiraan periodisasi arkeologis alami, ketidakadaan hal semacam ini dengan jelas dapat dicatat kepada abad ke-10 adalah penting. Nampaknya layak untuk menyimpulkan bahwa bangsa Khazar melakukan perubahan bersama-sama ke dalam sebuah bentuk lain upacara penguburannya. Berbagai penjelasan-penjelasan yang bermacam-macam dalam perubahan bisa ditawarkan, tetapi sebuah penyebab yang jelas akan menjadi adopsi massal sebuah agama yang tidak membolehkan pengurbanan-kuda dan sesaji yang dibakar. Bahkan Kristen dari Stablo melebih-lebihkan kapan bangsa Khazar memulai menerima agama Yahudi atau Judaisme secara penuh yaitu pada tahun 860-an, kekuatan perpindahan agama mereka mengantarkan mereka kepada ditinggalkannya sebagian upacara penyembah berhala mengenai upacara penguburan dalam agama mereka, di antaranya pembentukan parit-parit berongga.”

Jonathan Shepard, “The Khazars’ Formal Adoption of Judaism and Byzantium ‘s Northern Policy.” Oxford Slavonic Papers, New Series 31 (1998): 16-17.

“Sudah pasti Yahudi bangsa Khazars tinggal di Phanagoria (Tmutorokan), karena terdapat enam puluh lambang bantalan batu nisan Yahudi (seperti tujuh menorahs yang bercabang, shofars, dan lulavs) di sisinya dan lambang suku Turki (tamgas) di sisi lain ditemukan di semenanjung Taman. Banyak dari batu nisan ini sejak abad ke-8 atau ke-9. Batu nisan bangsa Khazars di semenanjung Crimean juga melukiskan shofar, menorah, dan staff of Aaron, seperti juga lambang-lambang suku Turki …Artefak-artefak dari Taman dan Crimea adalah sangat penting karena tamgas mereka menunjukkan bahwa Yahudi ini sukunya adalah Turki.”

Kevin Alan Brook, dalam The Jews of Khazaria (Jason Aronson, 1999), halaman 142.

Dalam tahun 2002, sebuah koin dari Viking “Spillings Hoard” dari Gotland, Sweden dikenali dicetak oleh Yahudi bangsa Khazar, karena penandaan-penandaannya dan catatannya “Musa adalah pesuruh Tuhan” sebagai pengganti catatan Muslim yang umum “Muhammad adalah pesuruh Allah”. Koin itu merupakan sebuah tiruan dari Pembuatan mata uang logam Arab dan berisi mintmark fiktif “Madinat as-Salam 779-80”. Pengumpul medali dan koin menyimpulkan bahwa itu benar-benar dicetak dalam tahun 837 atau 838 di Khazaria.

“Salah satu dari koin-koin yang paling penting di dalam timbunan, penanggalannya dari tahun 830 sampai tahun 840, penerangan yang remang menerangi di suatu tempat jauh sekali: Penandaan-penandaannya menunjukkan asal-muasalnya adalah kerajaan Khazaria, sebuah tempat di Rusia Selatan antara laut Hitam Kaspia. Catatannya dalam bahasa Arab terbaca ‘Musa adalah pesuruh Tuhan’ – kelihatannya suatu varian Yahudi dengan keyakinan Islam ‘Nabi Muhammad adalah pesuruh Allah.’ Hanya empat koin lain dikenal memiliki catatan ini.”

” Viking treasure hoard yields astounding finds “, China Daily (June 24, 2002).

“Ukiran nama Nabi Muhammad dan Musa dimuat dalam potongan yang sama dengan penanggalan tahun 830-an: ini adalah merupakan keberuntungan yang luar biasa seorang orientalis Swedia yang menemukannya dan untuk yang pertama kali secara material menghubungkan kerajaan Khazaria yang terputus dengan agama Yahudi atau Judaisme….Karena meskipun bagian atas koin telah rusak menghancurkan tulisan Muslim tradisional ‘Muhammad adalah pesuruh Allah’, seseorang dapat membaca di bagian bawah kalimat kecil, tidak jelas kelihatannya tertulis ‘Musa adalah pesuruh Tuhan’. Ketika Gert Rispling, Pengumpul medali dan koin seorang orientalis Swedia, mendapatkan keberuntungan dengan penemuan koin ini di antara harta benda yang dikembalikan oleh Jonas Ström, ia bersorak kegirangan. Dirham ini adalah sungguh mata rantai yang hilang dari empat koin Islam yang merupakan rangkaian potongan yang sudah diketahui sebelumnya dengan tulisan “Musa, tetapi jika sisi pertamanya berbeda tidak mungkin untuk dapat menetapkan asal-muasalnya.

Karena potongan ini, kita dapat menelusuri kembali sampai ‘Ard al-Khazar’, negeri Khazar. Potongan-potongan ini ada di sana [di Itil]. ‘Tetapi tiruan. Potongan-potongan yang asli datang dari Khalifah [dari Baghdad ]…Dan, biasanya, ketika bagian muka rusak, satu tulisan lain pada tempatnya …Tetapi penanganannya tidak bersih dan hanya bisa dilakukan di Eropa Utara atau Rusia, di mana perak beratnya dihitung…Untuk menambahkan Musa di potongan seperti itu dapat dibuat hanya oleh seorang Yahudi’ [Gert Rispling menjelaskan].”

Olivier Truc , “Une pièce au puzzle kazhar”, Libération (July 16, 2002): 26-27.

Karakter-karakter Ibrani menurut dugaan orang ditemukan diukir di perkakas pertukangan dari suatu lokasi Khazaria di lembah sungai Don, Rusia. Seorang sarjana terkemuka berpikir penemuan ini adalah suatu olok-olok, dan tanpa bukti yang solid dari penemuan telah diperkenalkan kepada sebuah jurnal atau konferensi ilmiah, meskipun pernyataan tanpa bukti yang belum pasti kebenarannya disebutkan di 1st International Khazar Studies Colloquium oleh Gennadii Afanasyev.

Sesuatu yang disebut cincin “Yahudi Khazar” dikuburkan di sebuah pekuburan abad pertengahan Hungaria: Sebuah cincin perak telah ditemukan di sebuah kuburan di Ellend, dekat Pécs di Hungaria bagian barat daya dan tidak jauh dari desa Nagykozár dan Kiskozár, dipercaya aslinya dari Khazar-Kabar. Cincin perempat abad ke-11 ditemukan di sebelah tulang rangka wanita, dan mempunyai tiga belas surat Ibrani diukir di atasnya seperti barang-barang perhiasan.”

Kevin Alan Brook, The Jews of Khazaria (Jason Aronson, 1999), halaman 208-209, berikut adalah argumentasi Alexander Scheiber dan Attila Kiss yang juga diterima oleh Raphael Patai dan Eli Valley. Namun tidak menjelaskan secara rinci kata-kata Ibrani sebenarnya, dan bercampur dengan banyak surat non-Ibrani dan lambang. Scheiber, Kiss, dan yang lain berargumentasi bahwa wanita itu adalah dari salah satu dari dua desa Khazar yang dekat.

Lambang Yahudi ditempatkan di batu bata pada lokasi penguburan yang lain di Hungaria abad pertengahan, yang kini berada di wilayah Serbia utara: Dalam tahun 1972, 263 kuburan ditemukan di dekat desa Chelarevo, di daerah Vojvodina, Serbia sekarang…lebih Penting lagi, motif-motif Yahudi telah ditemukan di sedikitnya potongan tujuh puluh batu bata yang digali dari kuburan. Lambang Yahudi di atas fragmen-fragmen termasuk menorahs, shofars, etrogs, candle-snuffers, dan ash-collectors. Salah satu dari fragmen batu bata, yang ditempatkan di atas kuburan dari Yehudah, mempunyai sebuah catatan Ibrani yang terbaca, ‘Yehudah, oh!’ Tengkorak-tengkorak di dalam kuburan Chelarevo mempunyai fitur Mongolia…”

Kevin Alan Brook ,Yahudi dari Khazaria (Jason Aronson, 1999), halaman 251.

“Seseorang dapat menduga bahwa tanah pekuburan ini milik suku-suku Kabar yang bergabung dengan Hungaria pada waktu ketika mereka menemukan tanah airnya. Sebagian dari Kabar datang dari Khazaria, nampaknya menjaga agama Yahudi atau Judaisme mereka.”

István Erdélyi, “Kabari (Kavari) v Karpatskom Basseyne.” Sovietskaya Arkheologiya 4 (1983): 179.

“Awal pemukiman dan pekuburan abad pertengahan di Chelarevo, dekat Novi Sad, memberikan sejumlah banyak dan yang paling tidak biasa, ditemukannya lambang Yahudi beserta beberapa ratus kuburan yang pada umumnya berkarakteristik Avaric (dinilai dengan barang tembikar, barang permata dan roda-gigi penunggang kuda), penggalian-penggalian mulai dalam tahun 1972 yang menghasilkan beberapa ratus kuburan dari bentuk yang sama tetapi tidak ditemukan objek tambahan yang dikuburkan….masing-masing kuburan ditandai oleh sebuah fragmen batu bata Roma (tidak pernah sebuah batu bata, meskipun berlimpahan di dekat lokasi-lokasi Roma lebih tua) ke dalam mana sebuah menorah dipotong, dan paling sering dua lambang Yahudi lain di atasnya di sebelah kiri dan kanan: shofar dan etrog, lulav di beberapa batu bata, dan bahkan Bintang David. Sudah 450 fragmen batu bata sejauh ini yang ditemukan. Posisi dan ukuran dari motif-motif yang digores/diukir menyesuaikan dengan ukuran dan bentuk dari tiap fragmen, yang artinya motif-motif tidaklah berada di sana dalam sebuah batu bata yang utuh asli.

Sebagian dari fragmen mempunyai suatu catatan Ibrani – ditambahkan – sebuah nama atau beberapa kata-kata dengan kekecualian kata-kata JERUSALEM dan ISRAEL, sulit untuk diterjemahkan karena kerusakan. Sebagian dari karakter-karakter Ibrani itu diukir dengan ketepatan yang luar biasa….Beberapa hipotesis telah diusulkan mengenai asal-muasal yang mungkin dari Yahudi atau penduduk yang di-Yahudi-kan yang menandai kuburan-kuburan mereka dengan cara yang tidak biasa ini dan terdapat orang terpelajar diantara mereka. Pengaruh dari Crimea Khazars sudah disebut dalam konteks ini; penguasa mereka, bangsawan dan sebagian penduduknya memeluk agama Yahudi pada abad ke-8, dan banyak Yahudi yang pindah ke luar dari Asia kecil dan Kota Yunani kuno hidup bersama-sama dengan Yahudi bangsa Khazars”

Ante Soric et al (editors), Jews in Yugoslavia: Muzejski prostor, Zagreb, Jezuitski trg 4. (Zagreb: MGC, 1989), page 28.

“Dalam penggalian-penggalian makam yang besar kelihatannya penanggalannya pada akhir abad ke-8 dan awal abad ke-9 ketika wilayah tersebut di bawah dominasi suku bangsa Avar, ahli arkeologi sudah menggali penemuan ratusan batu bata tertulis dengan menorahs dan lambang Yahudi lain, termasuk sedikitnya sebuah bintang segi enam, Bintang David. Beberapa fragmen batu-bata juga tertulis dengan surat-surat Ibrani. Riset menunjukkan bahwa orang-orang dikuburkan di Chelarevo berasal dari suku bangsa Mongol, yang nampaknya baru saja pindah dari timur. Asal-muasal pemukiman Yahudi tetap merupakan misteri: Sebuah hipotesa mengusulkan bahwa mereka mungkin telah dipengaruhi oleh suku bangsa Crimean Khazars, sebuah suku yang pemimpinnya pindah agama menjadi agama Yahudi atau Judaisme dalam abad ke-8.”

Ruth Ellen Gruber, Jewish Heritage Travel, 3 rd edition (Jason Aronson, 1999), page 248. –

Sebagai tambahan terhadap lokasi Hungaria di atas, Star David ditemukan pada dua lokasi dalam kerajaan Khazar, meskipun itu adalah belum jelas apakah simbol itu digunakan di sana untuk tujuan-tujuan Yahudi: Ukiran-ukiran bintang ujung enam, Bintang David Yahudi ditemukan pada penampang peninggalan Khazar dan kaca perunggu dari Sarkel dan Khazarian gravefields di Verkhneye Saltovo.”

Kevin Alan Brook , The Jews of Khazaria (Jason Aronson, 1999), page 142.

Lokasi-lokasi Ellend dan Chelarevo tersebut di atas menurut dugaan orang menunjukkan bahwa kelompok Yahudi Turki berpindah tempat menuju ke barat dari kerajaan Khazar. Afiliasi kerajaan Khazaria dengan lokasi-lokasi itu tidak dapat dibuktikan. Bukti lebih substansiil yang boleh menandai keberadaan Yahudi Khazar yang berimigrasi ke arah Barat sebagai berikut: “Ada bukti penting yang menegaskan pemukiman permanen bangsa Khazars di wilayah yang kini dikenal Belarus Barat. Dokumen-dokumen yang terdapat pada koleksi orang Yahudi Rusia Baron Günzburg (1857-1910) dan Baron Polyakov (Polakoff) menunjukkan bahwa bangsa Khazar mendirikan sebuah pabrik gelas di Hrodna (Grodno) dalam akhir abad ke-9 atau dalam abad ke-10. “

Kevin Alan Brook , in The Jews of Khazaria (Jason Aronson, 1999), page 213.

Lokasi yang disebutkan pada dokumen seperti itu, jika benar-benar ada, namun tidak dikenal. Dalam tahun 2002 saya mempelajarinya dan tidak terdapat dalam koleksi naskah Guenzburg sekarang ini. Mungkin informasi ini hanya desas-desus tanpa bukti atau sudah hilang atau dihancurkan. Bahkan pada akhir tahun 1309 sebuah Majlis Pendeta Hungaria di Pressburg melarang Katholik melakukan pernikahan antar sanak keluarga karena dengan itu orang menggambarkannya sebagai bangsa Khazar, dan Paus memberikan konfirmasi terhadap keputusan mereka pada tahun 1346.”

Douglas M. Dunlop , “The Khazars”, in The Dark Ages, ed. Roth and Levine (Rutgers University Press, 1966), page 356

Sebuah fakta penting yang menegaskan hubungan Magyar-Kabar adalah pernyataan Constantine VII Porphyrogenitus bahwa Magyars dan Khazars belajar bahasa satu sama lain, bahasa Khazar dipergunakan di Hungaria setidaknya sampai pertengahan abad ke-10.”

Kevin Alan Brook, in The Jews of Khazaria (Jason Aronson, 1999), page 208, Merujuk kepada fakta bahwa Khazars yang tinggal di Hungaria mengajarkan bahasa mereka kepada tetangganya bangsa Hungaria. Populasi bangsa Khazar di Hungaria kemudian meningkat jumlahnya ketika Duke Taksony dari Hungaria (yang memerintah tahun 955-970) mengundang bangsa Yahudi Khazars untuk tinggal di wilayahnya.”

Kevin Alan Brook , in The Jews of Khazaria (Jason Aronson, 1999), page 208.

“Sekitar tahun 1117, orang-orang yang dikira bangsa Khazars melarikan diri dari Cumans dan mencari tempat perlindungan kepada Vladimir Monomakh di Kievan Rus. Bangsa ‘Khazars’ ini tinggal di dekat Chernihiv (Chernigov), di Timur Laut Kiev, di sebuah kota yang baru dibangun yang disebut Byelaya Vyezha (‘Benteng Putih’).”

Kevin Alan Brook, dalam The Jews of Khazaria (Jason Aronson, 1999), halaman 222, mengikuti Dunlop von Kutschera. Saya benar dalam mempertanyakan identitas Khazar dengan meletakkan istilah dalam kutipan, karena Alexander Pereswetoff-Morath dalam A Grin Without a Cat, vol 2, halaman 126, menunjukkan bahwa sumber dokumen, PSRL, hanya membicarakan “belovezhtsi” yang “datang ke Rus'” dan tidak ada membicarakan kota lain dengan nama itu, tetapi hanya menyatakan bahwa mereka berasal dari atau dari Belo Vezha; lebih lanjut, sumber itu tidak mengatakan bahwa belovezhtsi adalah “Khazars”.

Informasi yang secara garis besar membolehkan kita untuk mengusulkan sebagai fakta bahwa sejumlah kecil Khazar mencapai Moravia dan Croatia. Orang Yahudi Eropa Tengah yang bekerja untuk Hasdai Ibn Shaprut berjumpa dengan seorang Yahudi Khazar yang buta bernama Amram kira-kira tahun 947 dalam sebuah tempat yang tak dikenal, nampaknya di Eropa Tengah (lihat Kevin Alan Brook, Yahudi dari Khazaria, halaman 131). Menurut Life of Methodius, Saint Methodius berjumpa seorang Khazars bernama Zambrios di Moravia sekitar tahun 879-880 –

Kevin Alan Brook, Yahudi dari Khazaria, halaman 124.

Bukti terbaik bahwa bangsa Khazar membentuk sebagian Yahudi Ukrainia modern adalah fakta bahwa Yahudi dengan bahasa Slav hidup di Kievan Rus. Ilmu pengetahuan memperlihatkan bahwa Yahudi ini berasal dari bangsa Khazar dan asal-muasalnya dari Byzantium, dan oleh karena itu dibedakan dari imigran-imigran yang kemudian datang dari Barat. Dan sementara di Kiev sebuah daerah dinamai Kozare untuk pemukim bangsa Khazar. (Bersambung ke Bagian Kedua)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s